Wahyaning wahyu tumelung, tulus tan kena tinegor (wirid hidayat jati, R.Ng. Ronggowarsito)
Tampilkan postingan dengan label Sutejo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sutejo. Tampilkan semua postingan
24/05/18
12/02/18
07/02/18
Buku, Tokoh, dan Penerbit
Sutejo
*
Kompas, 28 Sep 2017
Di
Hari Aksara Internasional yang jatuh pada 8 September kali ini ada hal menarik
mengaitkannya dengan berita Kompas (6/9), yakni tentang optimisme industri
perbukuan yang menjanjikan di masa depan. Sebuah penanda kehidupan literasi.
Optimisme itu diungkapkan oleh Deputi Bidang Pemasaran Bekraf, Joshua
Simandjuntak. Pertama, industri penerbitan termasuk 5 terbesar dari 16
subsektor industri kreatif sehingga perlu terus didorong kualitasnya. Kedua, penerbit
buku perlu memastikan kontensnya bermutu, menarik, dan mampu memanfaatkan
strategi pemasaran global. Jika pesan ini terealisasi, maka akan mendorong
penguatan budaya literasi yang telah dicanangkan Kemendikbud sebelumnya.
01/06/14
BERGURU PADA SEJARAH, MEMETIK HIKMAH BERUBAH
Sutejo
Majalah Dinamika PGRI
Dalam tafsir Ibnu Katsir jilid 4 (hal. 774), ada penafsiran menarik terkait dengan pentingnya menulis. Penjelasan ayat [yang merupakan sumpah Allah], Nuun, demi kalam dan apa yang mereka tulis; terdapat uraian yang menggetarkan saya. Untuk lebih afdalnya dikutipkan sebagai berikut.
Majalah Dinamika PGRI
Dalam tafsir Ibnu Katsir jilid 4 (hal. 774), ada penafsiran menarik terkait dengan pentingnya menulis. Penjelasan ayat [yang merupakan sumpah Allah], Nuun, demi kalam dan apa yang mereka tulis; terdapat uraian yang menggetarkan saya. Untuk lebih afdalnya dikutipkan sebagai berikut.
30/06/13
Sebuah Gerak Monotonis Makhluk KKN
Sutejo
Karya Darma, 28 Des 1994
Kelahiran KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang semula bernama “Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat”, pada mulanya dilandasi oleh dua asumsi dasar yang mengukuhkan keberadaannya. Pertama, adanya fenomena kecenderungan pembangunan di tahun 70-an yang berpusat di kota, sementara di desa, yang sebenarnya adalah basis kekuatan bangsa, justru dianaktirikan.
Karya Darma, 28 Des 1994
Kelahiran KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang semula bernama “Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat”, pada mulanya dilandasi oleh dua asumsi dasar yang mengukuhkan keberadaannya. Pertama, adanya fenomena kecenderungan pembangunan di tahun 70-an yang berpusat di kota, sementara di desa, yang sebenarnya adalah basis kekuatan bangsa, justru dianaktirikan.
27/03/13
Merindukan Kembali Sastra Jawa
Sutejo
Karya Darma, 2 Jan 1997
Berbicara tentang sastra Jawa sama memprihatinkannya dengan seni daerah yang lain, wayang orang (Solo-Jateng), seni nglawang (Bali), janger (Banyuwangi), ludruk (Surabaya-Jatim), dan sastra Madura.
Ada pameo yang sampai saat ini menarik untuk direnungkan. Sastra Jawa itu seperti nenek udzur yang mengidap aneka penyakit kronis yang hanya bisa disembuhkan oleh seorang dokter spesialis, begitulah Puja Sutrisna pernah menyinggungnya. Pameo itu pun rasanya naif jika menginginkan keajaiban dari tangan seorang dokter spesialis, mengingat iklim makro sastra Jawa yang demikian kompleks dan rumitnya.
Karya Darma, 2 Jan 1997
Berbicara tentang sastra Jawa sama memprihatinkannya dengan seni daerah yang lain, wayang orang (Solo-Jateng), seni nglawang (Bali), janger (Banyuwangi), ludruk (Surabaya-Jatim), dan sastra Madura.
Ada pameo yang sampai saat ini menarik untuk direnungkan. Sastra Jawa itu seperti nenek udzur yang mengidap aneka penyakit kronis yang hanya bisa disembuhkan oleh seorang dokter spesialis, begitulah Puja Sutrisna pernah menyinggungnya. Pameo itu pun rasanya naif jika menginginkan keajaiban dari tangan seorang dokter spesialis, mengingat iklim makro sastra Jawa yang demikian kompleks dan rumitnya.
02/03/13
Sinema Kekuasaan Absolut
Judul Buku : Absolute Power (Kekuasaan Absolut)
Pengarang : David Baldacci
Penerjemah : Hidayat Saleh
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, Jakarta: 1997
Tebal : 715 halaman
Peresensi : Sutejo *
Kompas, 10 Sep 1997
Pengarang : David Baldacci
Penerjemah : Hidayat Saleh
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, Jakarta: 1997
Tebal : 715 halaman
Peresensi : Sutejo *
Kompas, 10 Sep 1997
19/12/12
“Ijtihad” Demokrasi Kuntowijoyo
Judul buku: Identitas Politik Umat Islam
Pengarang: Kuntowijoyo
Penerbit: Mizan, Bandung, 1997
Tebal: xxvii+253 halaman
Peresensi: Sutejo
Merdeka, 2 Nop 1997
Pengarang: Kuntowijoyo
Penerbit: Mizan, Bandung, 1997
Tebal: xxvii+253 halaman
Peresensi: Sutejo
Merdeka, 2 Nop 1997
12/10/12
BELAJAR MENULIS DARI ENI KUSUMA
Sutejo
Ponorogo Pos
Dalam pengantar bukunya, Anda Luar Biasa! (2007), Eni Kusuma mengungkapkan begini, ”… Jika saya tidak suka belajar, tidak peduli akan talenta diri, tidak menyukai harapan, cita-cita dan semangat, mungkin Anda tidak menemukan saya dalam buku ini.” (hal. Xviii). Ungkapan ini, mengingatkan betapa pentingnya etos, cita, dan kesadaran akan talenda dalam kepenulisan.
Ponorogo Pos
Dalam pengantar bukunya, Anda Luar Biasa! (2007), Eni Kusuma mengungkapkan begini, ”… Jika saya tidak suka belajar, tidak peduli akan talenta diri, tidak menyukai harapan, cita-cita dan semangat, mungkin Anda tidak menemukan saya dalam buku ini.” (hal. Xviii). Ungkapan ini, mengingatkan betapa pentingnya etos, cita, dan kesadaran akan talenda dalam kepenulisan.
19/11/11
BELAJAR MENULIS DARI OKA RUSMINI
Sutejo
Ponorogo Pos
Perempuan kasta Brahmana ini ikhlas melepaskan “kebrahmanaan” dengan menikah seorang lelaki bernama Arief B Prasetya, seorang sastrawan muda yang kokoh karena komunitas andal di Utan Kayu bersama Nirwan Dewanto, Ayu Utami, Sitok Srengenge, dan lain sebagainya. Karya-karya Oka lebih banyak berbicara masalah sosiologis adat Bali yang dikritisinya. Sebuah upaya protes untuk menyuarakan aspirasi perempuan dalam menggugat cultur dan adat masyarakat Bali dengan berbagai hal yang kurang menguntungkan wanita. Di Jurnal Perempuan, bahkan Oka Rumini pernah dikukuhkan sebagai sosok perempuan yang teguh dan (terus) melakukan perlawanan!
Ponorogo Pos
Perempuan kasta Brahmana ini ikhlas melepaskan “kebrahmanaan” dengan menikah seorang lelaki bernama Arief B Prasetya, seorang sastrawan muda yang kokoh karena komunitas andal di Utan Kayu bersama Nirwan Dewanto, Ayu Utami, Sitok Srengenge, dan lain sebagainya. Karya-karya Oka lebih banyak berbicara masalah sosiologis adat Bali yang dikritisinya. Sebuah upaya protes untuk menyuarakan aspirasi perempuan dalam menggugat cultur dan adat masyarakat Bali dengan berbagai hal yang kurang menguntungkan wanita. Di Jurnal Perempuan, bahkan Oka Rumini pernah dikukuhkan sebagai sosok perempuan yang teguh dan (terus) melakukan perlawanan!
26/12/10
BELAJAR DARI ANDREAS HAREFA
Sutejo
Ponorogo Pos
Dengan setengah kelakar, Andreas Harefa menuliskan di belakang namanya dengan tulisan “WTS”. WTS yang satu ini bukanlah akronim dari wanita tuna susila tetapi merupakan kependekan dari writer, trainer, dan speaker. Andrias Harefa, selama ini dikenal sebagai penulis buku yang tak hanya produktif tetapi juga pencetak buku la¬ris.
Ponorogo Pos
Dengan setengah kelakar, Andreas Harefa menuliskan di belakang namanya dengan tulisan “WTS”. WTS yang satu ini bukanlah akronim dari wanita tuna susila tetapi merupakan kependekan dari writer, trainer, dan speaker. Andrias Harefa, selama ini dikenal sebagai penulis buku yang tak hanya produktif tetapi juga pencetak buku la¬ris.
21/01/09
MENGUAK JENDELA KEPENULISAN DJENAR MAESA AYU
Sutejo
Ponorogo Pos
Djenar Maesa Ayu, adalah sastrawan perempuan mutakhir yang tidak pernah ambil pusing dengan berbagai sebutan. Sebutan yang mengganggu sebagian perempuan itu adalah sastrawangi. Dalam Prosa4, 2004) terungkap bagaimana sisip-sisi proses kreatifnya yang menarik untuk dikritisi sebagai cermin ajar. Beberapa karyanya telah dimuat di beberapa surat kabar dan majalah seperti: Kompas, Media Indonesia, Republika, Lampung Post, Horison, dan Majalah A+.
Ponorogo Pos
Djenar Maesa Ayu, adalah sastrawan perempuan mutakhir yang tidak pernah ambil pusing dengan berbagai sebutan. Sebutan yang mengganggu sebagian perempuan itu adalah sastrawangi. Dalam Prosa4, 2004) terungkap bagaimana sisip-sisi proses kreatifnya yang menarik untuk dikritisi sebagai cermin ajar. Beberapa karyanya telah dimuat di beberapa surat kabar dan majalah seperti: Kompas, Media Indonesia, Republika, Lampung Post, Horison, dan Majalah A+.
26/12/08
BELAJAR MENULIS DARI AZYUMARDI AZRA
Sutejo
Ponorogo Pos
Sejak mahasiswa tingkat S1, Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah ini sudah rajin menulis. Awalnya dia menulis sajak dan puisi yang dimuat majalah Ti¬me. Berangkat dari kelompok diskusi mulailah dia menulis artikel di berbagai media massa, dan buku pertama yang diterbitkan adalah tesis dan disertasinya. Hingga kini –paling tidak-- telah mengha¬silkan 18 judul.
Ponorogo Pos
Sejak mahasiswa tingkat S1, Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah ini sudah rajin menulis. Awalnya dia menulis sajak dan puisi yang dimuat majalah Ti¬me. Berangkat dari kelompok diskusi mulailah dia menulis artikel di berbagai media massa, dan buku pertama yang diterbitkan adalah tesis dan disertasinya. Hingga kini –paling tidak-- telah mengha¬silkan 18 judul.
06/12/08
BERKACA MENULIS DARI NUREL
Sutejo
Ponorogo Pos
Nama Nurel Javissyarqi memang belum seagung penulis Indonesia lainnya. Tetapi misteri perjalanan kepenulisan adalah etos nabi yang alir penuh jiwa berkorban, total, dan –nyaris—tanpa pamrih balas. Sebuah pemberontakkan pemikiran sering dilemparkan. Tradisi dibalikkan. Pilihan dilakukan, termasuk untuk memberikan pelajaran kepada orang tuanya.
Ponorogo Pos
Nama Nurel Javissyarqi memang belum seagung penulis Indonesia lainnya. Tetapi misteri perjalanan kepenulisan adalah etos nabi yang alir penuh jiwa berkorban, total, dan –nyaris—tanpa pamrih balas. Sebuah pemberontakkan pemikiran sering dilemparkan. Tradisi dibalikkan. Pilihan dilakukan, termasuk untuk memberikan pelajaran kepada orang tuanya.
06/11/08
BELAJAR STYLE PENGUCAPAN PUITIS DALAM PROSA AYU UTAMI
Sutejo
Ponorogo Pos
Masih ingat dengan Ayu Utami? Perempuan inspiratif yang dinobatkan Korri Layun Rampan sebagai tokoh angkatan 2000 bidang prosa. Perempuan sensual ini, sebagaimana disinggung Budi Darma sebagai teman selingkuh seorang sastrawan andal Indonesia. Ia adalah perempuan inspiratif dalam perjalanan sastra Indonesia. Sampai-sampai Sapardi Djoko Damono mengatakan, masa depan sastra Indonesia ada di tangan perempuan. Dan, pada tahun 2004, misalnya, geger perbincangan sastrawangi sebagaimana dimuatkan dalam terbitan khusus Jurnal Prosa edisi 4.
Ponorogo Pos
Masih ingat dengan Ayu Utami? Perempuan inspiratif yang dinobatkan Korri Layun Rampan sebagai tokoh angkatan 2000 bidang prosa. Perempuan sensual ini, sebagaimana disinggung Budi Darma sebagai teman selingkuh seorang sastrawan andal Indonesia. Ia adalah perempuan inspiratif dalam perjalanan sastra Indonesia. Sampai-sampai Sapardi Djoko Damono mengatakan, masa depan sastra Indonesia ada di tangan perempuan. Dan, pada tahun 2004, misalnya, geger perbincangan sastrawangi sebagaimana dimuatkan dalam terbitan khusus Jurnal Prosa edisi 4.
22/10/08
BERGURU MENULIS PADA ZAKIAH DERAJAT
Sutejo
Ponorogo Pos
AL-Jahizh pernah berkata, “Barangsiapa yang ketika membeli buku tidak merasa lebih nikmat daripada saat membelanjakan hartanya untuk membeli hal-hal yang diinginkan; atau tidak melebihi ambisi para hartawan untuk membangun bangunan, maka sesungguhnya ia belum mencintai ilmu. Pembelajaannya tak akan bermanfaat hingga ia lebih mengutamakan membeli buku, seperti seorang Arab Badui yang lebih mengutamakan susu untuk kudanya daripada keluarganya. Hingga ia sangat berharap untuk memperoleh ilmu seperti halnya orang Arab tadi sangat mengharapkan kudanya.”
Ponorogo Pos
AL-Jahizh pernah berkata, “Barangsiapa yang ketika membeli buku tidak merasa lebih nikmat daripada saat membelanjakan hartanya untuk membeli hal-hal yang diinginkan; atau tidak melebihi ambisi para hartawan untuk membangun bangunan, maka sesungguhnya ia belum mencintai ilmu. Pembelajaannya tak akan bermanfaat hingga ia lebih mengutamakan membeli buku, seperti seorang Arab Badui yang lebih mengutamakan susu untuk kudanya daripada keluarganya. Hingga ia sangat berharap untuk memperoleh ilmu seperti halnya orang Arab tadi sangat mengharapkan kudanya.”
19/10/08
DONGENG YUNANI: ETOS KEPENULISAN UCU AGUSTIN
Sutejo
Ponorogo Pos
Banyak penulis muda yang menarik untuk ditelusuri pengalaman proses kreatifnya. Beberapa hal menarik itu biasanya berkaitan dengan bagaimana mendapatkan ide, mengolah, dan hal-hal lain yang mendukung penulisan karya mereka. Gagas utama MataBaca, edisi September 2005 (hal. 10-11), meliput salah satu pengalaman kreatif Ucu Agustin. Perempuan yang terlahir di Sukabumi 19 Agustus 1979 ini memilih garis hidup dengan menulis, sebagaimana halnya Hamsad Rangkuti, Kurnia Effendi, Isbedy Setiawan, Agus Noor, dan Eka Kurniawan.
Ponorogo Pos
Banyak penulis muda yang menarik untuk ditelusuri pengalaman proses kreatifnya. Beberapa hal menarik itu biasanya berkaitan dengan bagaimana mendapatkan ide, mengolah, dan hal-hal lain yang mendukung penulisan karya mereka. Gagas utama MataBaca, edisi September 2005 (hal. 10-11), meliput salah satu pengalaman kreatif Ucu Agustin. Perempuan yang terlahir di Sukabumi 19 Agustus 1979 ini memilih garis hidup dengan menulis, sebagaimana halnya Hamsad Rangkuti, Kurnia Effendi, Isbedy Setiawan, Agus Noor, dan Eka Kurniawan.
MANUSIA KELELAWAR RESEP KEPENULISAN YATI SETIAWAN
Sutejo
Ponorogo Pos
Masih ada yang tersisa di balik pelepasan Budi Darma sebagai guru besar Unesa tanggal 8 Desember 2007 lalu. Di balik cerita para penulis macam Lang Fang, Yati Setiawan, Mashuri, Audex, Kurnia Fabiola, dan Budi Darma sendiri. Yati Setiawan, seorang ibu rumah tangga yang berkarya banyak bercerita tentang pengalaman kepenulisannya. Sebuah perjalanan yang menarik untuk dipelajari. Yati Setiawan sendiri adalah isteri dosen Unesa yang juga menulis: Wawan Setiawan.
Ponorogo Pos
Masih ada yang tersisa di balik pelepasan Budi Darma sebagai guru besar Unesa tanggal 8 Desember 2007 lalu. Di balik cerita para penulis macam Lang Fang, Yati Setiawan, Mashuri, Audex, Kurnia Fabiola, dan Budi Darma sendiri. Yati Setiawan, seorang ibu rumah tangga yang berkarya banyak bercerita tentang pengalaman kepenulisannya. Sebuah perjalanan yang menarik untuk dipelajari. Yati Setiawan sendiri adalah isteri dosen Unesa yang juga menulis: Wawan Setiawan.
AJAR KEJUJURAN MENULIS DARI NUKILA AMAL
Sutejo
Ponorogo Pos
Dalam jurnal Prosa4 ketika diangkat tema Sastrawangi, Nukila Amal, termasuk salah seorang yang tidak setuju dengan istilah sastrawangi. Sebagaimana wawancara dia di BBC London. Karya monumentalnya, Cala Ibi oleh beberapa pihak dinobatkan sebagai puncak karya sastra mutakhir. Hal itu paling tidak dikemukakan oleh Budi Darma dalam resensinya di Tempo bulan Juni 2003 dan Bambang Sugiharto, pengajar Pascasarjana Seni Rupa ITB yang menobatkannya sebagai karya yang tidak biasa, sebagai puncak sastra mutakhir (Prosa4, 2004:219).
Ponorogo Pos
Dalam jurnal Prosa4 ketika diangkat tema Sastrawangi, Nukila Amal, termasuk salah seorang yang tidak setuju dengan istilah sastrawangi. Sebagaimana wawancara dia di BBC London. Karya monumentalnya, Cala Ibi oleh beberapa pihak dinobatkan sebagai puncak karya sastra mutakhir. Hal itu paling tidak dikemukakan oleh Budi Darma dalam resensinya di Tempo bulan Juni 2003 dan Bambang Sugiharto, pengajar Pascasarjana Seni Rupa ITB yang menobatkannya sebagai karya yang tidak biasa, sebagai puncak sastra mutakhir (Prosa4, 2004:219).
Langganan:
Postingan (Atom)
A Rodhi Murtadho
A. Anzib
A. Junianto
A. Qorib Hidayatullah
A. Yusrianto Elga
A.D. Zubairi
A.S. Laksana
Abang Eddy Adriansyah
Abdi Purmono
Abdul Azis Sukarno
Abdul Aziz Rasjid
Abdul Hadi W. M.
Abdul Kirno Tanda
Abdul Wachid B.S.
Abdurahman Wahid
Abidah el Khalieqy
Abiyyu
Abu Salman
Acep Zamzam Noor
Achiar M Permana
Ade Ridwan Yandwiputra
Adhika Prasetya
Adi Marsiela
Adi Prasetyo
Adreas Anggit W.
Adrian Ramdani
Afrizal Malna
Afthonul Afif
Agama Para Bajingan
Aguk Irawan Mn
Agus B. Harianto
Agus Buchori
Agus R. Sarjono
Agus R. Subagyo
Agus Sulton
Agus Sunarto
Agus Utantoro
Agus Wibowo
Aguslia Hidayah
Ahda Imran
Ahmad Fatoni
Ahmad Muchlish Amrin
Ahmad Nurhasim
Ahmad Sahidah
Ahmad Yulden Erwin
Ahmad Zaini
Ahmadun Yosi Herfanda
Ajie Najmudin
Ajip Rosidi
Akbar Ananda Speedgo
Akhiriyati Sundari
Akhmad Fatoni
Akhmad Saefudin
Akhmad Sekhu
Akhmad Taufiq
Akhudiat
Alan Woods
Alex R. Nainggolan
Alexander G.B.
Alhafiz K
Ali Shari'ati
Alizar Tanjung
Alvi Puspita
Alwi Karmena
Amarzan Loebis
Amien Kamil
Amien Wangsitalaja
Amiruddin Al Rahab
Amirullah
Amril Taufiq Gobel
Amy Spangler
An. Ismanto
Andrea Hirata
Andy Riza Hidayat
Anes Prabu Sadjarwo
Anett Tapai
Anindita S Thayf
Anjrah Lelono Broto
Anne Rufaidah
Anton Kurnia
Anton Suparyanto
Anung Wendyartaka
Anwar Holid
Aprinus Salam
Ari Dwijayanthi
Arie MP Tamba
Arif B. Prasetyo
Arif Bagus Prasetyo
Arif Hidayat
Aris Darmawan
Aris Kurniawan
Arswendo Atmowiloto
Arti Bumi Intaran
Arwan Tuti Artha
AS Sumbawi
Asarpin
Asef Umar Fakhruddin
Asep Sambodja
Asep Yayat
Askolan Lubis
Asrul Sani
Asvi Marwan Adam
Asvi Warman Adam
Audifax
Awalludin GD Mualif
Awaludin Marwan
Bagja Hidayat
Balada
Bale Aksara
Bambang Bujono
Bambang Irawan
Bambang Kempling
Bambang Unjianto
Bamby Cahyadi
Bandung Mawardi
Beni Setia
Berita
Berita Utama
Bernando J. Sujibto
Berthold Damshäuser
Binhad Nurrohmat
Bobby Gunawan
Bonnie Triyana
Bre Redana
Brunel University London
Budhi Setyawan
Budi Darma
Budi Hatees
Budi Hutasuhut
Budi P. Hatees
Budiman S. Hartoyo
Burhanuddin Bella
Cak Kandar
Catatan
Cepi Zaenal Arifin
Cerbung
Cerpen
Chairil Anwar
Chamim Kohari
Cucuk Espe
D Pujiyono
D. Zawawi Imron
Dadang Ari Murtono
Dahono Fitrianto
Dahta Gautama
Damanhuri
Damhuri Muhammad
Dami N. Toda
Damiri Mahmud
Danarto
Dantje S Moeis
Darju Prasetya
Darwin
David Krisna Alka
Dedy Tri Riyadi
Deni Ahmad Fajar
Denny JA
Denny Mizhar
Deny Tri Aryanti
Dian Hartati
Dian Sukarno
Dicky
Dina Oktaviani
Dinas Perpustakaan Daerah Lamongan
Djenar Maesa Ayu
Djoko Pitono
Djoko Saryono
Djuli Djatiprambudi
Dodi Ambardi
Dody Kristianto
Donatus Nador
Donny Anggoro
Donny Syofyan
Dorothea Rosa Herliany
Dwi Arjanto
Dwi Cipta
Dwi Fitria
Dwi Kartika Rahayu
Dwi Khoirotun Nisa’
Dwi Pranoto
Dwicipta
Edy Firmansyah
Eep Saefulloh Fatah
Eka Budianta
Eka Fendri Putra
Eka Kurniawan
Eko Darmoko
Eko Hendri Saiful
Eko Suprianto
Emha Ainun Nadjib
Endah Sulwesi
Endi Haryono
Endri Y
Enung Sudrajat
Erwin
Erwin Dariyanto
Erwin Setia
Esai
Esha Tegar Putra
Evan Ys
Evieta Fadjar
F. Aziz Manna
Fadjriah Nurdiarsih
Fahrudin Nasrulloh
Faidil Akbar
Fakhrunnas MA Jabbar
Fanani Rahman
Farida-Suliadi
Fatah Yasin Noor
Fathurrahman Karyadi
Feby Indirani
Felik K. Nesi
Fenny Aprilia
Festival Sastra Gresik
Fikri MS
Firdaus Muhammad
Firman Nugraha
Fuad Nawawi
Galang Ari P.
Gampang Prawoto
Ganug Nugroho Adi
Gerakan Literasi Nasional
Gerakan Surah Buku (GSB)
Gerson Poyk
Goenawan Mohamad
Grathia Pitaloka
Gregorio Lopez y’ Fuentes
Gugun El-Guyanie
Gunawan Budi Susanto
Gunawan Maryanto
Guntur Alam
Gus tf Sakai
Gusti Eka
H Marjohan
HA. Cholil Mudjirin
Hadi Napster
Halim HD
Hamberan Syahbana
Hamdy Salad
Hamsad Rangkuti
Han Gagas
Hanik Uswatun Khasanah
Hans Pols
Hardi Hamzah
Haris del Hakim
Haris Firdaus
Hasan Gauk
Hasan Junus
Hasif Amini
Hasnan Bachtiar
Hasta Indriyana
Hawe Setiawan
Helwatin Najwa
Hepi Andi Bastoni
Heri KLM
Heri Latief
Heri Ruslan
Herman RN
Hermien Y. Kleden
Herry Lamongan
Heru Kurniawan
Heru Nugroho
Hudan Hidayat
Hudan Nur
Hudel
Humaidiy AS
Humam S Chudori
I.B. Putera Manuaba
Ibn Ghifarie
Ibnu Rizal
Ibnu Rusydi
Ibnu Wahyudi
Idrus
Ignas Kleden
Ika Karlina Idris
Ilham khoiri
Ilham Yusardi
Imam Cahyono
Imam Muhtarom
Imam Nawawi
Imamuddin SA
Iman Budhi Santosa
Imron Rosyid
Imron Tohari
Indiar Manggara
Indra Intisa
Indra Tranggono
Indrian Koto
Intan Indah Prathiwie
Inung AS
Iskandar Noe
Iskandar P Nugraha
Iwan Nurdaya-Djafar
Iyut Fitra
J.J. Rizal
Jacques Derrida
Jafar Fakhrurozi
Jafar M Sidik
Jafar M. Sidik
Jaleswari Pramodhawardani
Jamal D Rahman
Jamal T. Suryanata
Jamrin Abubakar
Janual Aidi
Javed Paul Syatha
Jean Couteau
Jean-Marie Gustave Le Clezio
Jefri al Malay
Jihan Fauziah
JJ Rizal
JJ. Kusni
Jodhi Yudono
Johan Edy Raharjo
Joko Pinurbo
Jokowi Undercover
Jonathan Ziberg
Joni Ariadinata
Joni Lis Efendi
Jual Buku
Juli
Jumari HS
Junaidi
Jusuf AN
Kang Warsa
Karya Lukisan: Andry Deblenk
Kasijanto Sastrodinomo
Kasnadi
Katrin Bandel
Kedung Darma Romansha
Keith Foulcher
Khansa Arifah Adila
Khisna Pabichara
Khrisna Pabichara
Kirana Kejora
Koh Young Hun
Komunitas Deo Gratias
Komunitas Penulis Katolik Deo Gratias
Korrie Layun Rampan
Kostela (Komunitas Sastra Teater Lamongan)
Kristine McKenna
Kritik Sastra
Kukuh Yudha Karnanta
Kurie Suditomo
Kurniawan Yunianto
Kuswaidi Syafi'ie
Kuswinarto
L. Ridwan Muljosudarmo
Lan Fang
Langgeng W
Latief S. Nugraha
Leila S. Chudori
Leo Kelana
Leo Tolstoy
Lia Anggia Nasution
Linda Christanty
Liza Wahyuninto
LN Idayanie
Lukman Santoso Az
Luky Setyarini
Lutfi Mardiansyah
M Abdullah Badri
M Aditya
M Anta Kusuma
M Fadjroel Rachman
M. Arman AZ
M. Faizi
M. Harir Muzakki
M. Kanzul Fikri
M. Lubabun Ni’am Asshibbamal S.
M. Misbahuddin
M. Mushthafa
M. Nahdiansyah Abdi
M. Raudah Jambak
M. Yoesoef
M.D. Atmaja
Mahmud Jauhari Ali
Mahwi Air Tawar
Makyun Subuki
Maman S Mahayana
Marcus Suprihadi
Mardi Luhung
Marhalim Zaini
Mario F. Lawi
Maroeli Simbolon S. Sn
Martin Aleida
Martin Suryajaya
Marwanto
Mashuri
Matroni
Matroni El-Moezany
Mawar Kusuma
Max Lane
Media: Crayon on Paper
Membongkar Mitos Kesusastraan Indonesia
MG. Sungatno
Misbahus Surur
Miziansyah J.
Moh. Samsul Arifin
Mohammad Eri Irawan
Muhammad Antakusuma
Muhammad Firdaus Rahmatullah
Muhammad Muhibbuddin
Muhammad Rain
Muhammad Yasir
Muhammad Zuriat Fadil
Muhammadun A.S
Muhammd Ali Fakih AR
Muhidin M. Dahlan
Mukhlis Al-Anshor
Mulyo Sunyoto
Munawir Aziz
Murnierida Pram
Musa Asy’arie
Mustafa Ismail
N. Syamsuddin CH. Haesy
Nandang Darana
Nara Ahirullah
Naskah Teater
Nazar Nurdin
Nenden Lilis A
Nezar Patria
Nina Herlina Lubis
Ning Elia
Nirwan Ahmad Arsuka
Nirwan Dewanto
Nobel
Noor H. Dee
Noval Jubbek
Novelet
Nu’man ‘Zeus’ Anggara
Nunik Triana
Nur Faizah
Nur Wahida Idris
Nurcholish Madjid
Nurdin Kalim
Nurel Javissyarqi
Nuriel Imamah
Nurman Hartono
Nuruddin Al Indunissy
Nurul Anam
Nurul Hadi Koclok
Obrolan
Oka Rusmini
Oktamandjaya Wiguna
Olivia Kristinasinaga
Orasi Budaya Akhir Tahun 2018
Oyos Saroso H.N.
Pandu Jakasurya
Parak Seni
Parakitri T. Simbolon
PDS H.B. Jassin
PDS. H.B. Jassin
Pembebasan Sastra
Pramoedya Ananta Toer
Pramoedya Ananta-Toer
Pringadi Abdi Surya
Pringadi AS
Prof. Tamim Pardede sebut Bambang
Prosa
Proses Kreatif
Puisi
PuJa
Puji Santosa
Puput Amiranti N
PUstaka puJAngga
Putu Wijaya
Qaris Tajudin
R.N. Bayu Aji
Radhar Panca Dahana
Rahmat Hidayat
Rakai Lukman
Rakhmat Giryadi
Ranang Aji S.P.
Ranggawarsita
Ratih Kumala
Ratna Sarumpaet
Ratu Selvi Agnesia
Raudal Tanjung Banua
Remy Sylado
Rengga AP
Resensi
Resistensi Kaum Pergerakan
Revolusi
RF. Dhonna
Riadi Ngasiran
Ribut Wijoto
Ridwan Munawwar Galuh
Riki Dhamparan Putra
Risang Anom Pujayanto
Riswan Hidayat
Riyadi KS
Rodli TL
Rofiqi Hasan
Rojil Nugroho Bayu Aji
Rukardi
S Sopian
S Yoga
S. Jai
Sabrank Suparno
Sahaya Santayana
Sainul Hermawan
Sajak
Sakinah Annisa Mariz
Salamet Wahedi
Salman Rusydie Anwar
Samsudin Adlawi
Sanggar Teater Jerit
Sapardi Djoko Damono
Sarabunis Mubarok
Sari Oktafiana
Sartika Dian Nuraini
Sasti Gotama
Sastra
Sastra Liar Masa Awal
Satmoko Budi Santoso
Saut Situmorang
Sejarah
Sekolah Literasi Gratis (SLG)
Sekolah Literasi Gratis (SLG) STKIP Ponorogo
Selo Soemardjan
Seno Gumira Ajidarma
Seno Joko Suyono
Septi Sutrisna
Sergi Sutanto
Sevgi Soysal
Shinta Maharani
Shiny.ane el’poesya
Sholihul Huda
Sigit Susanto
Sihar Ramses Simatupang
Siswoyo
Sita Planasari A
Siti Rutmawati
Siti Sa’adah
Sitor Situmorang
Slamet Hadi Purnomo
Sobih Adnan
Soeprijadi Tomodihardjo
Sofyan RH. Zaid
Soni Farid Maulana
Sotyati
Sri Wintala Achmad
St. Sunardi
Stefanus P. Elu
Stevy Widia
Sugi Lanus
Sugilanus G. Hartha
Suherman
Sukardi Rinakit
Sulaiman Djaya
Sunaryono Basuki Ks
Sungatno
Sungging Raga
Sunlie Thomas Alexander
Sunu Wasono
Surat
Suripto SH
Suryadi
Suryanto Sastroatmodjo
Susianna
Susiyo Guntur
Sutan Iwan Soekri Munaf
Sutardji Calzoum Bachri
Sutejo
Suyadi San
Syafruddin Hasani
Syahruddin El-Fikri
Syaiful Amin
Syifa Aulia
Syu’bah Asa
T Agus Khaidir
Tasyriq Hifzhillah
Tatang Pahat
Taufik Ikram Jamil
Taufiq Ismail
Taufiq Wr. Hidayat
Teguh Presetyo
Teguh Ranusastra Asmara
Teguh Winarsho AS
Temu Penyair Timur Jawa
Tengsoe Tjahjono
Theresia Purbandini
Thowaf Zuharon
Tia Setiadi
Tita Maria Kanita
Tjahjono Widarmanto
Tjahjono Widijanto
Tony Herdianto
Tosa Poetra
Tri Purna Jaya
Triyanto Triwikromo
Tu-ngang Iskandar
Tulus S
Ulfatin Ch
Umbu Landu Paranggi
Umi Kulsum
Universitas Indonesia
Universitas Jember
Urwatul Wustqo
Usman Arrumy
Utami Widowati
UU Hamidy
Veronika Ninik
Vien Dimyati
Vino Warsono
Virdika Rizky Utama
Vyan Taswirul Afkar
W Haryanto
W. Herlya Winna
W.S. Rendra
Wahyu Heriyadi
Wahyu Hidayat
Wahyu Utomo
Walid Syaikhun
Wan Anwar
Wandi Juhadi
Warih Wisatsana
Wawan Eko Yulianto
Wawancara
Wayan Budiartha
Wayan Supartha
Wendoko
Wicaksono Adi
William Bradley Horton
Wisnu Kisawa
Wiwik Widayaningtias
Wong Wing King
Y. Wibowo
Yang Lian
Yanuar Yachya
Yetti A. KA
Yohanes Sehandi
Yona Primadesi
Yopie Setia Umbara
Yos Rizal Suriaji
Yoserizal Zein
Yosi M Giri
Yudhi Fachrudin
Yudhi Herwibowo
Yulia Permata Sari
Yurnaldi
Yusri Fajar
Yuval Noah Harari
Z. Afif
Zacky Khairul Uman
Zakki Amali
Zamakhsyari Abrar
Zawawi Se
Zehan Zareez
Zen Hae
Zhou Fuyuan
Zul Afrita