Tampilkan postingan dengan label Oktamandjaya Wiguna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Oktamandjaya Wiguna. Tampilkan semua postingan

06/12/08

Tentang Begawan Ilmu Persimpangan Jalan

http://www.tempo.co.id/
Judul: 75 Tahun M. Alwi Dahlan: Manusia Komunikasi, Komunikasi Manusia
Penerbit: Penerbit Buku Kompas, Juni 2008
Tebal: xvi + 713 halaman
Peresensi: Oktamandjaya Wiguna

Lembar demi lembar buku Communication and Human Behavior karya Brent D. Ruben itu dibolak-balik. Pembacanya tengah mencari jawaban yang tepat dari pertanyaan seorang dosen yang sedari tadi mencecar satu per satu mahasiswa yang ada di kelas pengantar ilmu komunikasi tersebut.

Sekeras apa pun usaha mencoba menjawab, argumen para mahasiswa biasanya dengan mudah dipatahkan sang dosen. Dialah Profesor Muhammad Alwi Dahlan, PhD. Semua mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia akan memulai kuliahnya di jurusan itu dari kelasnya, termasuk juga saya yang mengikuti kuliah itu pada pertengahan tahun 1999.

Saat pertama masuk, saya langsung mengenalinya sebagai Menteri Penerangan pada kabinet terakhir Presiden Soeharto sebelum lengser. Setelahnya, mahasiswa komunikasi mengenalnya sebagai dosen yang keras dan setiap akhir kuliah selalu menugaskan review buku untuk dibawa pekan depan.

Tapi, melihat seorang Alwi Dahlan hanya sebagai mantan menteri dan dosen seperti itu, boleh dibilang kelewat mengecilkan sosoknya. Itu yang saya rasakan saat melihat lembaran-lembaran riwayat hidup pria kelahiran Padang, Sumatera Barat, 15 Mei 1933, ini yang dikerjakan sekelompok mahasiswa yang diminta membantu penyusunan biografi Alwi.

Pada daftar itu tertulis Alwi menulis skenario dan lirik musik peralihan antarbabak film Harimau Tjampa (1953). Film ini kemudian dianugerahi penghargaan musik terbaik dari Festival Film Asia dan memenangi kategori skenario terbaik Festival Film Indonesia I. Kemenakan tokoh film Indonesia, Usmar Ismail, yang selalu berkemeja lengan panjang dan berkacamata besar ini juga tercatat sebagai penulis cerita pendek dan penulis buku cerita anak.

Rencana awal, buku ini ditulis untuk memperingati ulang tahun Alwi ke-70, tapi batal lantaran Alwi tak jadi pensiun tahun itu. Buku itu baru rampung tahun ini dan dengan judul 75 Tahun M. Alwi Dahlan: Manusia Komunikasi, Komunikasi Manusia.

Sebanyak 62 rekan sejawat dan kenalan menyumbang tulisan. Di jajaran penulis ada wartawan senior Rosihan Anwar, penyair Taufik Ismail, praktisi kehumasan Wisaksono Noeradi, dan mantan menteri yang kini anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Emil Salim.

Tulisan-tulisan lepas mereka dibagi ke dalam 12 bab mengikuti masing-masing dunia yang pernah ditelusuri oleh Alwi, dari kehidupan pribadi hingga politik dan pemerintahan. Satu per satu menceritakan Alwi yang mereka kenal, dari kehidupan pribadinya, aktivitasnya di pers mahasiswa, hingga ceritanya menjadi pejabat pemerintah. Diceritakan pula bagaimana Alwi menjadi perintis bisnis konsultan komunikasi dan belakangan menjadi salah satu pendiri Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia.

Ada begitu banyak bidang yang dimasuki Alwi, yang dengan tepat menggambarkan sosok manusia yang bergelut dengan ilmu komunikasi. Alwi sendiri mengistilahkan ilmu komunikasi sebagai ilmu persimpangan jalan karena ranah kajiannya bersinggungan dengan berbagai disiplin ilmu.

Tema sentral buku tetap pada peran murid langsung dari bapak ilmu komunikasi Wilbur Schramm ini sebagai akademisi yang mereformasi kurikulum ilmu komunikasi di perguruan tinggi. Profesor yang berkeras bahwa komunikasi intrapersonal atau komunikasi dengan diri sendiri tidak sah secara ilmiah ini memulai karier mengajarnya sebagai tenaga pengajar luar biasa di Universitas Indonesia pada 1969. Hingga ia ikut mendirikan Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi pada 1984.

Meski buku ini bercerita banyak soal sepak terjang Alwi, menyebutnya sekadar biografi guru besar ilmu komunikasi itu agaknya terlalu mengecilkan arti buku ini. Dari berbagai tulisan yang ada, bisa ditelusuri perkembangan dunia komunikasi di Indonesia bahkan sejarah Indonesia umumnya.

Pada Bab Komunikasi Manusia dengan Lingkungannya, ada kisah pendirian kementerian lingkungan hidup ketika menterinya harus kursus kilat soal problema lingkungan hidup dari berbagai pakar lingkungan. Cerita ini juga membuka sejarah kampanye kesadaran lingkungan hidup hingga pembuatan penghargaan Kalpataru dan Adipura.

Menarik juga menelusuri pusingnya Golkar menghadapi pemilihan umum 1981 di Riau setelah kalah di daerah ini dari pesaingnya pada Pemilu 1977. Alwi masuk sebagai konsultan politik bagi Emil Salim, yang menjadi juru kampanye di daerah itu.

Riset dan strategi politik yang dirancang Alwi dalam meraih konstituen terbilang modern untuk masa itu. Strategi kampanye komunikasi yang berbeda di tiap daerah untuk Emil tersebut membuat ciptaan para konsultan politik masa kini terlihat tak lebih canggih ketimbang buatan Alwi 28 tahun lalu.

Latar belakang para penulis yang multidisipliner itulah yang membuat buku ini kaya informasi dan warna. Namun, dari sekian banyak penulis tersebut terselip mereka yang tak terlalu dekat dengan Alwi dan tak mengenal baik karya dan pemikirannya, sehingga kelihatan asyik sendiri menguraikan pemikirannya yang akhirnya terlalu jauh untuk dikaitkan dengan sosok Alwi.

Beberapa tulisan juga mengulang-ulang cerita yang sama atau meminjam istilah yang biasa didengungkan Alwi: redundancy. Ini sebenarnya bisa diatasi dalam proses penyuntingan.

Yang kurang dari buku ini barangkali pemikiran dan sudut pandang Alwi, yang tampaknya enggan menulis soal dirinya sendiri. Tapi mungkin begitulah Alwi. Bahkan dalam kuliah pun ia tak pernah keceplosan bercerita soal pengalaman hidupnya.

Namun, diamnya Alwi, termasuk untuk buku tentang dirinya ini, sebenarnya sudah bercerita banyak soal kepribadiannya. Seperti kata aksioma ilmu komunikasi, we cannot not communicate, manusia tak bisa tak berkomunikasi. Jadi, sekalipun seseorang diam, ia tetap mengkomunikasikan sesuatu kepada sekelilingnya. Mereka yang menangkap pesan itu selama bertahun-tahun kini mengomunikasikannya kembali lewat buku ini.

A Rodhi Murtadho A. Anzib A. Junianto A. Qorib Hidayatullah A. Yusrianto Elga A.D. Zubairi A.S. Laksana Abang Eddy Adriansyah Abdi Purmono Abdul Azis Sukarno Abdul Aziz Rasjid Abdul Hadi W. M. Abdul Kirno Tanda Abdul Wachid B.S. Abdurahman Wahid Abidah el Khalieqy Abiyyu Abu Salman Acep Zamzam Noor Achiar M Permana Ade Ridwan Yandwiputra Adhika Prasetya Adi Marsiela Adi Prasetyo Adreas Anggit W. Adrian Ramdani Afrizal Malna Afthonul Afif Agama Para Bajingan Aguk Irawan Mn Agus B. Harianto Agus Buchori Agus R. Sarjono Agus R. Subagyo Agus Sulton Agus Sunarto Agus Utantoro Agus Wibowo Aguslia Hidayah Ahda Imran Ahmad Fatoni Ahmad Muchlish Amrin Ahmad Nurhasim Ahmad Sahidah Ahmad Yulden Erwin Ahmad Zaini Ahmadun Yosi Herfanda Ajie Najmudin Ajip Rosidi Akbar Ananda Speedgo Akhiriyati Sundari Akhmad Fatoni Akhmad Saefudin Akhmad Sekhu Akhmad Taufiq Akhudiat Alan Woods Alex R. Nainggolan Alexander G.B. Alhafiz K Ali Shari'ati Alizar Tanjung Alvi Puspita Alwi Karmena Amarzan Loebis Amien Kamil Amien Wangsitalaja Amiruddin Al Rahab Amirullah Amril Taufiq Gobel Amy Spangler An. Ismanto Andrea Hirata Andy Riza Hidayat Anes Prabu Sadjarwo Anett Tapai Anindita S Thayf Anjrah Lelono Broto Anne Rufaidah Anton Kurnia Anton Suparyanto Anung Wendyartaka Anwar Holid Aprinus Salam Ari Dwijayanthi Arie MP Tamba Arif B. Prasetyo Arif Bagus Prasetyo Arif Hidayat Aris Darmawan Aris Kurniawan Arswendo Atmowiloto Arti Bumi Intaran Arwan Tuti Artha AS Sumbawi Asarpin Asef Umar Fakhruddin Asep Sambodja Asep Yayat Askolan Lubis Asrul Sani Asvi Marwan Adam Asvi Warman Adam Audifax Awalludin GD Mualif Awaludin Marwan Bagja Hidayat Balada Bale Aksara Bambang Bujono Bambang Irawan Bambang Kempling Bambang Unjianto Bamby Cahyadi Bandung Mawardi Beni Setia Berita Berita Utama Bernando J. Sujibto Berthold Damshäuser Binhad Nurrohmat Bobby Gunawan Bonnie Triyana Bre Redana Brunel University London Budhi Setyawan Budi Darma Budi Hatees Budi Hutasuhut Budi P. Hatees Budiman S. Hartoyo Burhanuddin Bella Cak Kandar Catatan Cepi Zaenal Arifin Cerbung Cerpen Chairil Anwar Chamim Kohari Cucuk Espe D Pujiyono D. Zawawi Imron Dadang Ari Murtono Dahono Fitrianto Dahta Gautama Damanhuri Damhuri Muhammad Dami N. Toda Damiri Mahmud Danarto Dantje S Moeis Darju Prasetya Darwin David Krisna Alka Dedy Tri Riyadi Deni Ahmad Fajar Denny JA Denny Mizhar Deny Tri Aryanti Dian Hartati Dian Sukarno Dicky Dina Oktaviani Dinas Perpustakaan Daerah Lamongan Djenar Maesa Ayu Djoko Pitono Djoko Saryono Djuli Djatiprambudi Dodi Ambardi Dody Kristianto Donatus Nador Donny Anggoro Donny Syofyan Dorothea Rosa Herliany Dwi Arjanto Dwi Cipta Dwi Fitria Dwi Kartika Rahayu Dwi Khoirotun Nisa’ Dwi Pranoto Dwicipta Edy Firmansyah Eep Saefulloh Fatah Eka Budianta Eka Fendri Putra Eka Kurniawan Eko Darmoko Eko Hendri Saiful Eko Suprianto Emha Ainun Nadjib Endah Sulwesi Endi Haryono Endri Y Enung Sudrajat Erwin Erwin Dariyanto Erwin Setia Esai Esha Tegar Putra Evan Ys Evieta Fadjar F. Aziz Manna Fadjriah Nurdiarsih Fahrudin Nasrulloh Faidil Akbar Fakhrunnas MA Jabbar Fanani Rahman Farida-Suliadi Fatah Yasin Noor Fathurrahman Karyadi Feby Indirani Felik K. Nesi Fenny Aprilia Festival Sastra Gresik Fikri MS Firdaus Muhammad Firman Nugraha Fuad Nawawi Galang Ari P. Gampang Prawoto Ganug Nugroho Adi Gerakan Literasi Nasional Gerakan Surah Buku (GSB) Gerson Poyk Goenawan Mohamad Grathia Pitaloka Gregorio Lopez y’ Fuentes Gugun El-Guyanie Gunawan Budi Susanto Gunawan Maryanto Guntur Alam Gus tf Sakai Gusti Eka H Marjohan HA. Cholil Mudjirin Hadi Napster Halim HD Hamberan Syahbana Hamdy Salad Hamsad Rangkuti Han Gagas Hanik Uswatun Khasanah Hans Pols Hardi Hamzah Haris del Hakim Haris Firdaus Hasan Gauk Hasan Junus Hasif Amini Hasnan Bachtiar Hasta Indriyana Hawe Setiawan Helwatin Najwa Hepi Andi Bastoni Heri KLM Heri Latief Heri Ruslan Herman RN Hermien Y. Kleden Herry Lamongan Heru Kurniawan Heru Nugroho Hudan Hidayat Hudan Nur Hudel Humaidiy AS Humam S Chudori I.B. Putera Manuaba Ibn Ghifarie Ibnu Rizal Ibnu Rusydi Ibnu Wahyudi Idrus Ignas Kleden Ika Karlina Idris Ilham khoiri Ilham Yusardi Imam Cahyono Imam Muhtarom Imam Nawawi Imamuddin SA Iman Budhi Santosa Imron Rosyid Imron Tohari Indiar Manggara Indra Intisa Indra Tranggono Indrian Koto Intan Indah Prathiwie Inung AS Iskandar Noe Iskandar P Nugraha Iwan Nurdaya-Djafar Iyut Fitra J.J. Rizal Jacques Derrida Jafar Fakhrurozi Jafar M Sidik Jafar M. Sidik Jaleswari Pramodhawardani Jamal D Rahman Jamal T. Suryanata Jamrin Abubakar Janual Aidi Javed Paul Syatha Jean Couteau Jean-Marie Gustave Le Clezio Jefri al Malay Jihan Fauziah JJ Rizal JJ. Kusni Jodhi Yudono Johan Edy Raharjo Joko Pinurbo Jokowi Undercover Jonathan Ziberg Joni Ariadinata Joni Lis Efendi Jual Buku Juli Jumari HS Junaidi Jusuf AN Kang Warsa Karya Lukisan: Andry Deblenk Kasijanto Sastrodinomo Kasnadi Katrin Bandel Kedung Darma Romansha Keith Foulcher Khansa Arifah Adila Khisna Pabichara Khrisna Pabichara Kirana Kejora Koh Young Hun Komunitas Deo Gratias Komunitas Penulis Katolik Deo Gratias Korrie Layun Rampan Kostela (Komunitas Sastra Teater Lamongan) Kristine McKenna Kritik Sastra Kukuh Yudha Karnanta Kurie Suditomo Kurniawan Yunianto Kuswaidi Syafi'ie Kuswinarto L. Ridwan Muljosudarmo Lan Fang Langgeng W Latief S. Nugraha Leila S. Chudori Leo Kelana Leo Tolstoy Lia Anggia Nasution Linda Christanty Liza Wahyuninto LN Idayanie Lukman Santoso Az Luky Setyarini Lutfi Mardiansyah M Abdullah Badri M Aditya M Anta Kusuma M Fadjroel Rachman M. Arman AZ M. Faizi M. Harir Muzakki M. Kanzul Fikri M. Lubabun Ni’am Asshibbamal S. M. Misbahuddin M. Mushthafa M. Nahdiansyah Abdi M. Raudah Jambak M. Yoesoef M.D. Atmaja Mahmud Jauhari Ali Mahwi Air Tawar Makyun Subuki Maman S Mahayana Marcus Suprihadi Mardi Luhung Marhalim Zaini Mario F. Lawi Maroeli Simbolon S. Sn Martin Aleida Martin Suryajaya Marwanto Mashuri Matroni Matroni El-Moezany Mawar Kusuma Max Lane Media: Crayon on Paper Membongkar Mitos Kesusastraan Indonesia MG. Sungatno Misbahus Surur Miziansyah J. Moh. Samsul Arifin Mohammad Eri Irawan Muhammad Antakusuma Muhammad Firdaus Rahmatullah Muhammad Muhibbuddin Muhammad Rain Muhammad Yasir Muhammad Zuriat Fadil Muhammadun A.S Muhammd Ali Fakih AR Muhidin M. Dahlan Mukhlis Al-Anshor Mulyo Sunyoto Munawir Aziz Murnierida Pram Musa Asy’arie Mustafa Ismail N. Syamsuddin CH. Haesy Nandang Darana Nara Ahirullah Naskah Teater Nazar Nurdin Nenden Lilis A Nezar Patria Nina Herlina Lubis Ning Elia Nirwan Ahmad Arsuka Nirwan Dewanto Nobel Noor H. Dee Noval Jubbek Novelet Nu’man ‘Zeus’ Anggara Nunik Triana Nur Faizah Nur Wahida Idris Nurcholish Madjid Nurdin Kalim Nurel Javissyarqi Nuriel Imamah Nurman Hartono Nuruddin Al Indunissy Nurul Anam Nurul Hadi Koclok Obrolan Oka Rusmini Oktamandjaya Wiguna Olivia Kristinasinaga Orasi Budaya Akhir Tahun 2018 Oyos Saroso H.N. Pandu Jakasurya Parak Seni Parakitri T. Simbolon PDS H.B. Jassin PDS. H.B. Jassin Pembebasan Sastra Pramoedya Ananta Toer Pramoedya Ananta-Toer Pringadi Abdi Surya Pringadi AS Prof. Tamim Pardede sebut Bambang Prosa Proses Kreatif Puisi PuJa Puji Santosa Puput Amiranti N PUstaka puJAngga Putu Wijaya Qaris Tajudin R.N. Bayu Aji Radhar Panca Dahana Rahmat Hidayat Rakai Lukman Rakhmat Giryadi Ranang Aji S.P. Ranggawarsita Ratih Kumala Ratna Sarumpaet Ratu Selvi Agnesia Raudal Tanjung Banua Remy Sylado Rengga AP Resensi Resistensi Kaum Pergerakan Revolusi RF. Dhonna Riadi Ngasiran Ribut Wijoto Ridwan Munawwar Galuh Riki Dhamparan Putra Risang Anom Pujayanto Riswan Hidayat Riyadi KS Rodli TL Rofiqi Hasan Rojil Nugroho Bayu Aji Rukardi S Sopian S Yoga S. Jai Sabrank Suparno Sahaya Santayana Sainul Hermawan Sajak Sakinah Annisa Mariz Salamet Wahedi Salman Rusydie Anwar Samsudin Adlawi Sanggar Teater Jerit Sapardi Djoko Damono Sarabunis Mubarok Sari Oktafiana Sartika Dian Nuraini Sasti Gotama Sastra Sastra Liar Masa Awal Satmoko Budi Santoso Saut Situmorang Sejarah Sekolah Literasi Gratis (SLG) Sekolah Literasi Gratis (SLG) STKIP Ponorogo Selo Soemardjan Seno Gumira Ajidarma Seno Joko Suyono Septi Sutrisna Sergi Sutanto Sevgi Soysal Shinta Maharani Shiny.ane el’poesya Sholihul Huda Sigit Susanto Sihar Ramses Simatupang Siswoyo Sita Planasari A Siti Rutmawati Siti Sa’adah Sitor Situmorang Slamet Hadi Purnomo Sobih Adnan Soeprijadi Tomodihardjo Sofyan RH. Zaid Soni Farid Maulana Sotyati Sri Wintala Achmad St. Sunardi Stefanus P. Elu Stevy Widia Sugi Lanus Sugilanus G. Hartha Suherman Sukardi Rinakit Sulaiman Djaya Sunaryono Basuki Ks Sungatno Sungging Raga Sunlie Thomas Alexander Sunu Wasono Surat Suripto SH Suryadi Suryanto Sastroatmodjo Susianna Susiyo Guntur Sutan Iwan Soekri Munaf Sutardji Calzoum Bachri Sutejo Suyadi San Syafruddin Hasani Syahruddin El-Fikri Syaiful Amin Syifa Aulia Syu’bah Asa T Agus Khaidir Tasyriq Hifzhillah Tatang Pahat Taufik Ikram Jamil Taufiq Ismail Taufiq Wr. Hidayat Teguh Presetyo Teguh Ranusastra Asmara Teguh Winarsho AS Temu Penyair Timur Jawa Tengsoe Tjahjono Theresia Purbandini Thowaf Zuharon Tia Setiadi Tita Maria Kanita Tjahjono Widarmanto Tjahjono Widijanto Tony Herdianto Tosa Poetra Tri Purna Jaya Triyanto Triwikromo Tu-ngang Iskandar Tulus S Ulfatin Ch Umbu Landu Paranggi Umi Kulsum Universitas Indonesia Universitas Jember Urwatul Wustqo Usman Arrumy Utami Widowati UU Hamidy Veronika Ninik Vien Dimyati Vino Warsono Virdika Rizky Utama Vyan Taswirul Afkar W Haryanto W. Herlya Winna W.S. Rendra Wahyu Heriyadi Wahyu Hidayat Wahyu Utomo Walid Syaikhun Wan Anwar Wandi Juhadi Warih Wisatsana Wawan Eko Yulianto Wawancara Wayan Budiartha Wayan Supartha Wendoko Wicaksono Adi William Bradley Horton Wisnu Kisawa Wiwik Widayaningtias Wong Wing King Y. Wibowo Yang Lian Yanuar Yachya Yetti A. KA Yohanes Sehandi Yona Primadesi Yopie Setia Umbara Yos Rizal Suriaji Yoserizal Zein Yosi M Giri Yudhi Fachrudin Yudhi Herwibowo Yulia Permata Sari Yurnaldi Yusri Fajar Yuval Noah Harari Z. Afif Zacky Khairul Uman Zakki Amali Zamakhsyari Abrar Zawawi Se Zehan Zareez Zen Hae Zhou Fuyuan Zul Afrita