Puisi-Puisi Amien Wangsitalaja

http://sastra-indonesia.com/
Panji Selaten

adil raja karena desanya
lalim raja karena desanya
adil desa karena rajanya
lalim desa karena rajanya

karena itu
raja haruslah menurut mufakat
sekaligus tiang mufakat

begitulah asal sememangnya
walaupun pada nantinya
banyak raja mengarang mufakat
sekaligus membuang mufakat



Awang Long

awang long
ditemani laskar melayu
ditemani pasukan dayak
ditemani laskar bugis
menari
di sungai

“nanda senopati
tahukah engkau hikmah negeri?”

pada coklat air kali
perempuan-perempuan rajin mandi
dan desamu berseri-seri

tapi pada coklatnya juga
engkau tahu
kapal musuh lengkap bertentara

“nanda senopati
tahukah engkau hikmah air kali?”

awang long
di sungai
bukan senopati



Etnofotografi

sekerumun etnik
mengasah pisau
menaikkan panji

dan buku sejarah lapuk berdebu
orang tidak membaca
cara musa menjagal pemuda
dan menggiring gembala
(dengan lidah tidak sempurna
ia berkata: ya bani israila)

sekerumun etnik
mengasah pisau
“kata koran, kawan kami
ditikam orang di jalan raya”

sekerumun etnik
menaikkan panji
“seseorang menceramahi kami
seseorang menafkahi kami”

sekerumun etnik
sama sekali
bukan etnik



Aktivis Feminisme & Liberalisme

seorang syeikh diinterogasi
oleh para aktivis liberalisme & feminisme
karena ia dianggap melanggar HAM
karena ia memaksakan cinta

tapi
seorang syeikh takkan menginterogasi
para aktivis liberalisme & feminisme
meski mereka memaksakan HAM
meski mereka melanggar cinta

(kita paham
seorang syeikh tak mampu berbuat apa
sebab para aktivis liberalisme & feminisme
memiliki funding teramat kuatnya)

Komentar