Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2012

BELAJAR MENULIS DARI ENI KUSUMA

Sutejo
Ponorogo Pos

Dalam pengantar bukunya, Anda Luar Biasa! (2007), Eni Kusuma mengungkapkan begini, ”… Jika saya tidak suka belajar, tidak peduli akan talenta diri, tidak menyukai harapan, cita-cita dan semangat, mungkin Anda tidak menemukan saya dalam buku ini.” (hal. Xviii). Ungkapan ini, mengingatkan betapa pentingnya etos, cita, dan kesadaran akan talenda dalam kepenulisan.

Belajar Sastra Bisa Cegah Tawuran

Editor: Jafar M Sidik
Surabaya (Antara News)

Seorang praktisi pendidikan menyatakan pelajaran sastra intensif di sekolah dapat mencegah siswa berperilaku keras apalagi sampai tawuran dengan pelajar lain.

“Pemanfaatan sastra untuk menghaluskan jiwa itu memang membutuhkan intensitas yang tinggi serta proses yang panjang,” kata guru sastra satu SMA di Ponorogo, Sutejo, kepada ANTARA, Sabtu.

Sosok “Aku” sebagai Kreator

Dantje S Moeis
Riau Pos, 16 Sep 2012

ORIGINALITAS bukanlah tujuan pencapaian dari sebuah karya seni (rupa) dan diyakini menjadi sesuatu yang mustahil, kecuali apabila kata ‘original’ (diberi tanda petik) yang mempunyai arti khusus atau mendapat perluasan makna pada wilayah tertentu (dalam konteks ini: karya seni rupa). Lebih pas rasanya apabila pencapaian yang dituju dari sebuah karya seni rupa adalah ‘karya yang berpenampilan beda dari karya lainnya’ dan tentu saja pencapaian-pencapaian lainnya. Ukuran standar yang disebut ‘tampil beda’ tampaknya dapat dicapai dari pembentangan karya seni rupa yang ditaja oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Riau (Taman Budaya Provinsi Riau) 10-13 September 2012 di gedung serbaguna Taman Budaya Provinsi Riau, Pekanbaru.