Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2012

Sampah

A Rodhi Murtadho
http://sastra-indonesia.com/

Sampah? Sudah melebihi jajaran pegunungan, bahkan sudah punya keinginnan untuk membentuk galaksi. Mengalahkan Bima Sakti. Entah mulai kapan keinginan itu mulai tercipta. Yang pasti sejak mereka mampu membentuk planet sampah lengkap dengan satelitnya.

Melampaui Teologi Multikultural

Asarpin
http://sastra-indonesia.com/

Kajian tentang teologi multikultur selama ini tak memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan kehidupan umat beragama. Basis berteologi dengan acuan pada nilai-nilai kultural lokal tidak relevan dan hanya berpotensi mengaburkan analisis relasi kuasa yang ada. Kehendak untuk membangun struktur-struktur lokal dalam bingkai pluralitas dalam masyarakat multikultural secara tidak langsung melanjutkan bentuk-bentuk kajian yang kurang membumi.

Zhong Qiu Dalam Sastra

Zhou Fuyuan
___Media Inti Suara Baru Edisi No.8/Th.1-12-00

Hari Raya Tiong Chiu (Zhong Qiu Jie) atau Festival Pertengahan Musim Gugur selalu berkaitan erat dengan kehadiran bulan purnama. Bagi masyarakat Tionghoa, bulan purnama melambangkan kesempurnaan dan sekaligus kebahagiaan. Bulan purnama begitu bulat sempurna, bulat dalam bahasa Mandarin adalah yuan, kata ini juga di pakai dalam kata mejemuk tuan yuan, secara harafiah berarti bulat berkumpul untuk mengungkapkan kondisi pertemuan keluarga, kekasih dan sahabat yang telah lama terpisahkan. Dalam tradisi aslinya, pada saat Zhong Qiu Jie seluruh keluarga diharapkan dapat berkumpul bersama, makan besar bersama dalam satu meja di bawah bulan purnama atau da tuan yuan (pertemuan akbar paripurna).

Penyair dan Politikus

Yanuar Yachya
Jawa Pos, 18 Mei 2008

KETIKA eks Presiden Amerika Serikat Richard Nixon dijatuhkan dari kursi panas White House karena skandal Watergate 1974 yang menggetarkan, politikus ini berkata “Politik itu ibarat puisi….”

Selaksa tafsir tercurah dari ungkapan mendadak menjadi bijak dari mulut seorang politikus. Lalu, orang pun bisa meraba ke arah mana ungkapan itu ditujukan. Juga kepada siapa, arah labuh dari ungkapan yang bisa jadi sebuah refleksi kekecewaan itu. Ada sesuatu yang tersirat saat seorang politikus terpaksa berbicara mengenai puisi.

Dari Hui Rui Sampai KPH

Teguh Setiawan
Republika, 14 Nov 2011

Cersil pernah mengalami nasib sama di Tiongkok dan Indonesia; dilarang penguasa.

TAHUKAH Anda apa karya Tionghoa pertama yang diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu. Menurut Prof
Terbitkan Entri Claudine Salmon, seperti dikutip Leo Suryadinata dalam makalah Cerita Silat (Tionghoa) di Indonesia: Tinjauan dan Renungan, karya Tionghoa pertama yang diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu adalah Haij Soeij atau Hai Rui, dan terbit pada 1882. Namun, tidak ada penjelasan soal buku ini.

Sastra China: Bangkit dari Mati Suri

Lan Fang, Anung Wendyartaka
Kompas, 2 Juni 2008

DUA minggu lalu, tepatnya tanggal 13 Mei, adalah peringatan 10 tahun reformasi. Imbas positif dari gerakan reformasi yang mengorbankan nyawa beberapa mahasiswa Trisakti, Jakarta, ini bagi masyarakat di Indonesia adalah dibukanya keran-keran kebebasan berekspresi bagi seluruh elemen masyarakat yang selama ini sempat dibungkam oleh pemerintahan Orde Baru.

Sastra China Diminati Anak Muda

Lia Anggia Nasution
http://www.seputar-indonesia.com/

Di Sumut, sastra China rupanya sedang digemari. Anak mudanya berbondongbondong mempelajari sastra ini, juga bahasa Mandarin.

Ini setidaknya bisa dilihat dari banyaknya peminat Program Studi (prodi) Sastra China di Universitas Sumatera Utara (USU), Medan. Pada saat dibuka tahun 2007, prodi ini hanya ‘ditaksir’ 26 orang saja. Tapi tahun ini, jumlah calon mahasiswa yang tertarik mencapai ratusan orang hingga pihak kampus terpaksa menambah daya tampung kelas.

Pemikiran Dan Syair-Syairnya Hamzah Fansuri

Written by Siswoyo
http://waspadamedan.com/

Hamzah Fansuri adalah seorang ulama suluk, pujangga yang menyampaikan pesan-pesan dakwah melalui syair-syairnya yang sangat terkenal di abad ke 16. Seorang pengelana negeri-negeri Arab dan Parsi dalam rangka menimba ilmu, juga dijelajahinya Pahang dan Kudus.

Kitab- kitab ulama besar Parsi Jalaluddin Rami sangat mempengaruhi jiwanya. Bahkan beliau bercita-cita menterjemahkan kitab-kitab dalam bahasa Arab dan bahasa Parsi ke dalam bahasa Melayu. Setelah sekian lama melakukan pengembaraan ke berbagai negeri, Hamzah Fansuri kembali ke tanah lahirnya Barus.

Drama dan Opera Chatterton

Hasan Junus
http://www.riaupos.co/

BIASANYA seorang penyair dikenal sangatlah piawai menapis kata-kata sampai menjadi sesuatu wujud yang mulia dan terpilih lebih dari seorang prosateur atau penulis prosa mengutak-atik kata-kata. Karena itulah tiga di antara pengarang novel sejarah atau dalam bahasa Perancis disebut roman historique yang awal terdiri dari tiga orang penyair terkemuka yaitu Alfred de Vigny (1779-1863; penyair, dramawan), Victor Hugo (1802-1885) dan Thiophile de Gautier (1811-1872). Romantisme berhubungan erat dengan penciptaan puisi dan juga terciptanya roman sejarah di Perancis. Rampai kali ini berjudul Chatterton nama tokoh dan sekaligus judul dalam karya Alfred de Vigny yang untuk pertama kali diterbitkan 1835.

Aksi Panggung para Penyair Nusantara

Ahmadun Yosi Herfanda
Republika, 10 Juni 2007

ADA yang mengaum, ada yang beteriak, ada yang merintih, ada yang membanting kursi, ada yang berdendang, ada yang membawa jaelangkung, ada yang cool-cool saja. Begitulah aksi panggung para ‘penyair Nusantara’ dalam perhelatan Pesta Penyair Indonesia, Sempena The 1st Medan International Poetry Gathering, di Medan, 25-28 Mei 2007 lalu.

Amien Kamil Menggandeng Iwan Fals dalam Tamsil Tubuh Terbelah

Jodhi Yudono
http://entertainment.kompas.com/

Tujuh orang lelaki bertelanjang dada dengan dupa di tangan bergerak-gerak di tengah panggung. Musik bersuasana belantara pun terdengar, sebelum akhirnya penyair Amien Kamil membaca puisi Membalik Tanah.

Suasana kelabu segera terbangun dengan kibaran bendera di latar belakang oleh seseorang yang hanya nampak sebagai bayang-bayang. Dalam puisi ini, Amien membaca dari balik panggung. Suaranya cuma menjadi ilustrasi bagi tujuh orang yang berada di panggung.

Harga Mahal Untuk Sebuah Kesungguhan

Salman Rusydie Anwar
http://airbeningkehidupan.blogspot.com/

Beberapa tempo waktu yang lalu, seorang kawan memberitahu saya tentang adanya pemilihan lurah di sebuah tempat. Tetapi dia tidak hanya berhenti pada sebatas pemberitahuan itu, melainkan juga mengajak saya untuk memberikan suara terhadap siapa kira-kira orang yang akan saya dukung pada pemilihan tersebut.

Puisi dan Batin Kebudayaan

Binhad Nurrohmat*
Padang Ekspres, 15 Feb 2009

KAMUS, tata bahasa, mesin cetak, telepon, dan internet memperpesat pergaulan dan perkembangan kebudayaan modern. Pada masa lampau, jarak geografis dan perbedaan bahasa menjadi kendala interaksi antarmanusia dan kebudayaannya, tapi kemajuan peradaban membuat bentangan jarak geografis bisa disambungkan oleh teknologi komunikasi dan hambatan perbedaan bahasa dapat dijembatani oleh penerjemahan.