Langsung ke konten utama

Membaca Yang Belum Ter-eja

Judul : 111 Konspirasi Yang Menghebohkan Dunia
Penulis : Jamie King
Penerbit : Raih Asa Sukses (Penebar Swadaya Grup)
Tahun : I, 2010
Tebal : 336 halaman
Harga : Rp49.000,-
Peresensi : M Abdullah Badri
http://www.koran-jakarta.com/

Buku ini membuat saya merekonstruksi keyakinan, minimal meragukan kepercayaan atas beberapa tragedi yang pernah menyedot perhatian dunia. Sederet peristiwa yang pernah menggemparkan dunia diulas Jamie King dalam buku ini. Dia menyebut, tatanan dunia sekarang ini penuh rekayasa konspirasi untuk menjadikan pihak-pihak tertentu bisa dikendalikan secara politis; demi reputasi, eksploitasi ekonomi, hegemoni budaya dan politik.

Namun, se-logis apapun penjelasan dan se-rasional apapun argumentasi yang dihantarkan, konspirasi tetaplah misteri. Ia tidak bisa dibuktikan secara nyata serta tidak diakui kredibilitasnya kecuali hanya sebatas yakin dan percaya. Anda tidak wajib mengamini apa yang tertulis dalam buku 111 Konspirasi Menghebohkan Dunia ini.

Misalnya, misteri kematian Lady Diana. Banyak orang percaya kalau pewaris takhta kerajaan Inggris itu tidak meninggal karena kecelakaan. Kematiannya dikaitkan dengan hubungan cinta Putri Diana dengan pria keturunan Arab, Dodi Al-Fayed, yang beragama Islam. Tidak mungkin kerajaan Inggris diwariskan kepada keturunan Arab. Maka, dia harus disingkirkan. Tenggelamnya kapal Titanic juga dipertanyakan.

Bila masyarakat luas mengatakan kapal tercanggih pada zamannya itu tenggelam akibat terbentur gunung es di dasar laut, Jamie King menunjukkan bahwa kapal tersebut sebetulnya tertembak terpedo kapal selam milisi Jerman. Menabrak gunung es hanya alasan untuk menutupi dosa militer itu. Soal tsunami Aceh juga tak luput dari 111 konspirasi yang dibahas.

Sumber resmi mengatakan bencana yang menelan 200 ribu jiwa itu murni kejadian alam. Tapi, penulis buku ini memaparkan tragedi tsunami itu direkayasa. Amerika disinyalir meledakkan bom nuklir di dasar laut Aceh untuk meluluhlantakkan serambi Mekah agar kelak dapat menguasai kekayaan sumber daya alamnya. Seorang pria yang kini tak diketahui rimbanya, pernah menemukan adanya bahan uranium pascabencana.

Bukti lain yang menguatkan argumentasi penulis adalah segera diterjunkannya 2000 tentara Amerika ke Aceh untuk merehabilitasi kehidupan pascabencana. Apa para serdadu sebesar itu mukim di Aceh tanpa misi? Peristiwa pendaratan manusia di bulan juga konspiratif. Kalau memang benar kejadian itu fakta, mengapa kini tidak ada lagi manusia yang “melancong” wisata ke sana. Diduga juga, Michael Jackson hingga kini masih hidup.

Kematiannya direkayasa agar Jacko bebas dari lilitan utang dan beban pajak yang mencapai miliaran dolar AS. Beberapa orang melihat Jacko segar bugar pada hari kematiannya. Kita pun tidak pernah melihat tayangan mayat di media kalau memang tubuh Jacko telah jadi mayat. Percaya atau tidak, itu pilihan Anda. Buku ini hanya membaca yang belum ter-eja.

*) Pengelola Rumah Digital IAIN Walisongo Semarang

Komentar

Sastra-Indonesia.com

PUstakapuJAngga.com